Wednesday, February 19, 2014

'Tak kan Surut Walau Selangkah...'


gelombang keadilan, by Soutul Harakah.

Its an inspiring song.

So much so when we are forgetting the biggest matter in our life and focusing on the trivial matters.

'I want to buy that and this...'

'I hope that they would stop doing that and this...'

'My cgpa is just ___ *sigh*...mada mada...'

'They look cool wearing that and this...'

'Aww... this drama is so heart-warming. My tears could not stop at all while watching it.'

'This party is the right one. You are in the wrong party. You should come to us'

'Your ways of doing things are wrong! Ours are the right way'

bla...bla...bla...and etc.

Indeed its happen to everyone at a certain point. That it's hardly to recognize.
Often we lost. Of what should we do and what we ought to do.
Often we lost. Of what we want and what we must have.
Often we lost. Of our biggest goal in life.

Living in hell? Living with pride?
We choose.

Die in vain? Die with full heart?
We choose.

Face it.
Step by step towards the goal.
Don't stop,
Even if we fall, stand up!
Even when we tired of running, then Walk!
Even when we fail, try again!
Even we met with dead-end, make a detour!

Eventually.
We will meet with our desired goal, outcome.

Yes,
Life is hard
Yes,
Everything seems unfavorable at the moment
Yes,
We can go through it now, even in future
Yes,
Jannah is our ultimate Goal.

"O Lord, may this wishes be heard. May we walk down the path we have chosen humbly with 'izzah toward Thou"

Thursday, January 16, 2014

Snow Flower and the Secret Fan

Snow Flower and the Secret FanSnow Flower and the Secret Fan by Lisa See
My rating: 5 of 5 stars

laotong-nu shu-footbinding and the culture & customs of china long long time ago.

I seems to travel into that world, looking from afar how they lives a life during that time. Me? I dont wish to live in that era, nor do i wish to become a son. How lowly women were treated during these days. But i love the sound and the meaning of laotong. resonate through my heart, thinking of people that i hold dearly. That i am proud to call as my laotong.

A combination of history and a complexity of human being.

I heart this book and I ship this book.



View all my reviews

Monday, January 13, 2014

A Childhood Friend Of Anne Frank

A Childhood Friend Of Anne FrankA Childhood Friend Of Anne Frank by Alison Leslie Gold
My rating: 4 of 5 stars

So what's the big deal with World War?

We don't really and exactly understand and feel these survivors feelings. What they had gone through. Even through writing their experiences, we somehow cannot fathom why and how that could happen. Such cruelty. So gruesome. All humanity was stripped from the soldier whom abide by the leader's law.

So many things that we are now could not discover the truth. A child and toddler to undergo such traumatic events, i wonder how they grow up to be? Would they able to sleep in the night? For while reading this book, i had nightmares.

Living inside this little girl's, Hanneli, becoming a woman under such circumstance, I am scared to think of another war to happen. People could be cruel in the desperate situation. We excessively have foods, they sometime eat no more, for days. We live in comfortable and luxurious house, they searching and looking for a single hygiene blanket to warm them through the day and night.

Yet, we are ungrateful being. Looking for more and forgotten about the needy that live next to ours. Forgotten how world used to be.

Don't want to live in that era, but it is enough to make me contemplate and appreciate what i have now.


View all my reviews

Tuesday, December 31, 2013

Sang Bohemian

Sang BohemianSang Bohemian by Mursyidan Ismail
My rating: 4 of 5 stars

Realiti? atau Ilusi? Imaginasi.
Lengkap. Sisi-sisi manusiawi yang wujud, diceritakan dalam bentuk menyentak dan buatku tersentak. Terlalu lena dalam zon selesa. Terlalu dibuai hangat kasih sayang yang melimpah ruah buatku lupa sisi-sisi manusia yang wujud.

Realiti atau Ilusi semata?
Bukan namanya penulis andai tiada imaginasi.
Bukan namanya seminam andai tidak berbicara tentang moral dan alam
Bukan dalam definisi bahasa
Tapi dalam definisi diri.

Ngeri bila membaca, tapi pada hakikatnya mungkin dan pasti wujud manusia seperti itu dalam ruang lingkup dunia yang tidak tercapai dek kita. Dan darahku berderau, muka ku pucat (hyperbola je ni). Seorang pendakwah itu bukan penghukum dosa, cuma berkongsi kasih kepada manusia dengan ilmu dan nikmat yang dikurnia Tuhan. Kerana pendakwah itu juga punya sisi-sisi hitam yang cuba dan telah ditinggalkan.

Hakikat.
Dia yang lemas dalam kesunyian, hilang dari jalan-Nya, lantas terus tersesat dicemuh masyarakat. Wujud manusia seperti ini.
Dia yang kaya-raya, hidup bermewah kalah dengan asakan masalah menghimpit diri. Wujud manusia seperti ini.
Dia yang dikurnia Tuhan kelebihan ilmu, menjadi penghukum pendosa, kononnya menggalas tugas tuhan, bermegah dengan nama agama. Wujud manusia seperti ini.
Dia yang memburu hiasan terindah dunia, hanyut dalam dakapan itu. Wujud manusia seperti ini.

Lalu
Ubat apakah buat mereka, buat aku, dan buat dikau
Melainkan Al-Qur'an dan As-Sunnah
Ubat apakah merawat sepi, menenangkan jiwa, menjadi 'humble'
Melainkan 'Ihdina siratal mustaqim'
Jalan yang lurus membawa kepada Tuhan.

*The story, its awesome yet scary at the same time. To be able to live in kind and warm environment, I am grateful. To learn that there is world like one in this book, I feel responsible and shame of my ignorant.


View all my reviews

Friday, December 27, 2013

Gadisku Wan Adnin

Gadisku Wan AdninGadisku Wan Adnin by Noor Suraya
My rating: 4 of 5 stars

Lama tak baca buku jenis yang bawa pada masa silam macam Enrique Mengundang Jauh dan 1515. Buku yang membawa kembali kepada sejarah lalu. Biarpun, mungkin faktanya ada kebenaran dan hanyalah fiksyen semata. Buku-buku macam ni memupuk kembali rasa kasih dan keinginan mendalam untuk lebih tahu tentang sejarah. Ya, rasa yang telah dipendam tidak dibaja. Buku ini walaupun tak banyak bawa pada masa silam, sejarah Negeri Kedah, tapi sedikit sebanyak membawa aku berfikir pada kebenaran dan kesahihan sebuah sejarah. Indah! Kembali mengenal sejarah itu indah dan sayu.

Oh, sudah tentu cerita ini berkait dengan hati dan perasaan dua insan yang ingin disatukan atas ikatan yang bernama perkahwinan.

Tapi hakikat cerita yang menjadi 'highlight' padaku adalah pentingnya kita tahu salah-silah keturunan untuk tidak berlaku kecelaruan dalam urusan2 penting.(Oke, agak pening nak faham nasab keluarga dalamm cerita ni)


View all my reviews

Thursday, November 7, 2013

Tadabur Al-Fatihah

Ummul Al-qur'an
Surah yang penting. tak da fatihah dlm solat, tak sah.
7 masani = tujuh ayat yang berulang2

Isi kandungan Al-fatihah 3:

1)-Khusus untuk Allah
2)-Hamba & Allah
3)-hamba sahaja

1) tiga ayat pertama
-rabbul 'alamin. tuhan semesta alam
maha pemurah dan maha penyayang. Al-Rahman meliputi semua makhluk/alam. Al-Rahim, untuk or mukmin

-Maliki yaum middin; pemilik/raja

alhamdulillah. Ibu kepada doa. apabila menerima sesuatu, kita sebut alhamdulillah, ada lagi tambahan daripada Allah, yang kita tak tahu. bila bersyukur, akan ada penambahan.

2) Makhluk memberi perhambahan kepada Allah, memohon kepada Allah sesuatu. Bila hamba meminta, Allah akan memberi

3) untuk hamba yang memohon kepada Allah, minta hidayah...ALlah akan bawa kepada jalan yang lurus dan menjauhkan jalan yang sesat.

Gabungan keseluruhan AL-fatihah membawa kepada visi dan misi.
Visi-mendapat keredhaan Allah. berjumpa Allah
MIsi: Iyya kana'budu. memenuhi ibadah kepada Allah.Kesungguhan kita sendiri untuk menyembah Allah.
17x sehari.-bacaan solat

Allah itu Rub kita.
Ulluhiyyah
Tidak ada sesiapa yang boleh menolong melainkan Allah
MOhon hidayah selalu kepada Allah.

membina kehidupan yang sejahtera. Bacaan surah dengan penghayatan dapat diperolehi dan merawat MISI dan VISI dan hidayah.

Klinik Al-Fatihah.

Pause.

Kembali kepada  Al-Fatihah.

Break.

Kembali kepada  Al-Fatihah.

Lupa

Kembali kepada Al-Fatihah.


Wednesday, August 7, 2013

Sayu & Segah


Sayu
Bukan Segah
Jari-jemarinya halus
Melambai pergi

'Saatku hampir tiba
Aku harus mengorak langkah
Apakah manfaatku kau peroleh?
Atau kehadiranku tidak kau sedari?

Sayu
Bukan Segah
Kian hampir dirinya
Memohon pamit

Kau Sayu?
Kau Segah?

'Aku Sayu
Barangkali ini saat akhirku bersamamu
Belum puas aku bersamamu
Inginku dakap syahdu malammu
Inginku kucup wangian syurgamu
Inginku terus-terus bersamamu
Leka merugikan aku'

'Aku Segah
Terlalu enak saat kau datang
Rezekiku melimpah-ruah
Aku kekenyangan
Meraut segala kemewahan yang kau bawa
Lenaku lewat malam sehari-harian
Untung-untung
Usai kau pergi
Aku bersorak gembira
Mengisi bunyi keroncong, membilang mewah'

'Dia tersenyum
Bibir mulusnya membujuk Sayu
Moga-moga kita ketemu lagi
Sambut aku meriah
Sambut aku sungguh-sungguh
Bergembiralah! Bergembiralah!
Wahai Sayu
Limpahkan lewat hari-hari bersamaku
Manfaatkan hari-hari bersamaku
Untung-untung
Kau dimuliakan
Bersama-sama tetamu dahulu

Celakalah! Celakalah!
Wahai Segah
Saat kau buta
Melihatku datang
Datangku silih berganti
Kau peroleh mewahnya hidup sementara
Saat kau pekak
Bilaku memanggil
Kau peroleh cuma lunaknya suara emas berlaga'

Saatku telah tiba
Selamat tinggal Sayu
Selamat tinggal Segah


*Ramadhan 1434H: Terima kasih Allah untuk Ramadhan kali ini.
**Nangis. Sekejapnya masa berlalu. Terleka, terlena, hanyut. Adakah kita betul-betul penuhi Ramadhan kita? -refleksi diri-